Binawan Mengabdi – KKN PPM Universitas Binawan di Sektor 19 Citarum Harum

Binawan Mengabdi - KKN PPM Universitas Binawan di Sektor 19 Citarum Harum
Binawan Mengabdi - KKN PPM Universitas Binawan di Sektor 19 Citarum Harum

Binawan Mengabdi

KKN PPM Universitas Binawan di Sektor 19 Citarum Harum – Kelurahan Tanjung Mekar, Kecamatan Karawang Barat, Jawa Barat.

Sungai Citarum merupakan sungai terpanjang di Jawa Barat. Sungai ini mengalir dari hulunya di Gunung Wayang selatan kota Bandung mengalir ke utara dan bermuara di Muara Gembong, kabupaten Bekasi.Citarum mengaliri 12 wilayah administrasi kabupaten/kota dan merupakan sumber air untuk kebutuhan sekitar 28 Juta masyarakat.

Saat ini Citarum justru menjadi momok menyeramkan bagi masyarakat di Jawa Barat, karena air yang mengalir di sungai Citarum telah tercemari oleh limbah yang beracun dan berbahaya (B3).Salah satu sumber pencemaran yang paling signifikan bagi Citarum adalah limbah industri dan juga sampah rumah tangga. Dampak dari pembuangan limbah berbahaya dan sampah ini jelas sangat merugikan bagi kehidupan masyarakat, mulai dari mencium bau yang tidak sedap hingga merusak kualitas pada sektor pertanian di sekitar Citarum, bahkan beberapa masyarakat merasakan dampak langsung terhadap masalah kesehatan seperti penyakit kulit dan penyakit pernapasan.

Program Citarum Harum telah digulirkan kembali oleh pemerintah, sebagai upaya memulihkan kejayaan Sungai Citarum, hal ini diperkuat dengan adanya Peraturan Presiden Nomor 15/2018 tentang percepatan pengendalian pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum.

Dalam rangka mendukung program pemerintah untuk pemulihan Citarum Harum, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Binawan bekerjasama dengan mahasiswa Program Studi Keperawatan serta beberapa dosen dilingkungan Universitas Binawan melalui Program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pengabdian Masyarakat (KKN PPM), melakukan pengabdian masyarakat dalam rangka mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang dilakukan secara interdisipliner, institusional dan kemitraan.

KKN PPM ini dilaksanakan dari tanggal 10-21 Desember 2018, yang merupakan kegiatan KKN mata kuliah Internship, yang selain memfokuskan pada Asuhan Keperawatan Keluarga dan Komunitas, juga melakukan intervensi dalam Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Sampah.


Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Sampah

Dalam kegiatan KKN PPM ini beberapa dosen yang ada di Universitas Binawan antara lain dosen program studi Keperawatan,  Program Studi Farmasi, Program Studi Biotekhnologi, Program Studi Kesejahteraan Sosial, program studi Psikologi dan program Studi Teknik Lingkungan bersama-sama dengan mahasiswa peserta  KKN PPM memberikan penyuluhan kepada Masyarakat di daerah sektor 19  sungai Citarum khususnya di daerah Kelurahan Tanjung Mekar, Kecamatan Karawang Barat, Jawa Barat  tentang Pengelolaan sampah hingga bernilai ekonomis bagi masyarakat.

Kegiatan penyuluhan ini dilakukan pada hari Senin dan Jumat, tanggal 17 & 21 Desember 2018, bertempat di depan Mushola Assaadah RT 06/02 Kelurahan Tanjung Mekar, Kecamatan Karawang Barat, Jawa Barat. Beberapa dosen Universitas Binawan menjadi pelaksana penyuluhan dalam kegiatan ini sesuai dengan kepakarannya masing-masing. Adapun topik penyuluhan yang disampaikan misalnya tentang bagaimana pengelolaan sampah organik  dan an organik, pengelolaan sampah dari aspek ekonomi, aspek sosial, aspek lingkungan hingga pemanfaatan tekhnologi sampah organik untuk tanaman obat.

Penyuluhan ini dihadiri oleh 50 orang warga baik dari aparat desa, kalangan pemuda, bapak-bapak dan ibu rumah tangga. Pemilihan topik ini dilakukan berdasarkan dari temuan serta kondisi lapangan melihat banyaknya warga yang membuang sampah ke sungai dan minimnya warga yang memiliki tempat pembuangan sampah akhir. Kebiasaan ini sulit dilepaskan dari warga sehingga membuang sampah ke sungai sudah lumrah. Membuang sampah ke sungai secara terus menerus dapat menyebabkan banjir, seperti yang dikeluhkan warga setiap hujan besar tiba, akibat terhambatnya aliran sungai dan juga mencemari air. Hal ini akan memberikan dampak lanjutan bagi sawah-sawah di seluruh desa di daerah Citarum Harum mengingat mayoritas masyarakat bekerja sebagai petani.

Selain itu warga diberi pengertian dan pemahaman mengenai pemisahan sampah berdasarkan jenisnya. Dengan memisahkan sampah berdasarkan jenis organik dan anorganik, warga diharapkan dapat melakukan pemanfaatan terhadap jenis sampah yang sulit terurai seperti botol plastik dan bungkus makanan menjadi barang yang bapat menghasilkan nilai jual. Selain sampah an organik, sampah organik juga dapat diolah secara mudah sehingga menghasilkan pupuk kompos yang dapat digunakan bagi perkebunan warga serta untuk budidaya tanaman obat keluarga.

Dengan adanya kegiatan KKN PPM ini harapannya dapat meningkatkan peran serta mahasiswa serta dosen Universitas Binawan dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam rangka pengabdian masyarakat.

Dalam kesempatan ini LPPM Universitas Binawan mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu hingga terselenggaranya kegiatan KKN PPM ini terutama kepada Rektor Universitas Binawan, Dekan Fakultas Keperawatan dan Kebidanan, Ketua Program Studi Keperawatan, Ka. UPT Pengabdian masyarakat serta seluruh dosen dan mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini.